Dua Kekuatan Wisata dan Experiential Learning Bertemu di CPI Makassar, PPLH Puntondo–AELI Sulsel Buka Ruang Kolaborasi

Makassar, PPLH Puntondo — Bagaimana jika sebuah perjalanan tidak hanya meninggalkan kenangan, tetapi juga membawa pulang pengalaman dan pembelajaran?

Gagasan tersebut menjadi bagian dari pertemuan antara PPLH Puntondo dan Asosiasi Experiential Learning Indonesia (AELI) Sulawesi Selatan di Rumah Kopi Galavea, Center Point of Indonesia (CPI) Makassar, Rabu (30/9/2026).

Pertemuan tersebut mempertemukan Manager PPLH Puntondo Muhammad Wajib dengan Ketua DPD AELI Sulsel Andhy Indra Cahya, bersama sejumlah anggota AELI dan Humas PPLH Puntondo.

Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak membicarakan peluang kolaborasi dalam mengembangkan wisata berbasis pengalaman atau experiential learning, dengan memanfaatkan kekayaan alam dan aktivitas lingkungan yang ada di PPLH Puntondo sebagai ruang belajar.

Ketua DPD AELI Sulsel, Andhy Indra Cahya, menyampaikan keterbukaan terhadap peluang kerja sama yang dapat memperkuat peran kedua lembaga.

“Kami sangat terbuka, bagaimana nantinya kita bisa menguatkan ke depan,” ujar Andhy.

Sementara itu, Manager PPLH Puntondo, Muhammad Wajib, menyambut baik pertemuan tersebut sebagai kesempatan untuk membangun komunikasi dan menemukan ruang kerja sama yang dapat dikembangkan bersama.

“Kami sangat senang bisa bertemu, saling kenal dan membahas peluang kerja sama ini ke depan,” kata Muhammad Wajib.

Bagi PPLH Puntondo, lingkungan bukan hanya tempat yang dikunjungi, tetapi juga dapat menjadi ruang belajar yang hidup. Kawasan pesisir, ekosistem mangrove, laut, kehidupan masyarakat pesisir hingga aktivitas konservasi memiliki potensi untuk menghadirkan pengalaman belajar secara langsung.

Di sisi lain, pendekatan experiential learning dapat memperkuat bagaimana sebuah aktivitas dirancang agar peserta tidak sekadar mengikuti kegiatan, tetapi mengalami secara langsung, merefleksikan pengalaman, kemudian menemukan pembelajaran dari apa yang mereka lakukan.

Ruang kolaborasi tersebut dapat dikembangkan melalui berbagai bentuk kegiatan, mulai dari wisata edukatif berbasis pengalaman, penguatan kapasitas fasilitator dan pemandu, hingga program pembelajaran untuk sekolah, perguruan tinggi, komunitas, organisasi, dan dunia usaha.

Pertemuan PPLH Puntondo dan AELI Sulsel sekaligus membuka kemungkinan lahirnya model wisata yang mempertemukan pengalaman, pendidikan, dan kepedulian terhadap lingkungan dalam satu perjalanan.

Karena ketika alam menjadi ruang belajar, sebuah perjalanan tidak berakhir saat peserta meninggalkan lokasi.

Pengalaman itu pulang bersama mereka menjadi pengetahuan, kesadaran, dan mungkin sebuah cara baru dalam melihat lingkungan.

PPLH Puntondo mengapresiasi ruang silaturahmi dan diskusi yang dibangun bersama AELI Sulsel. Semoga pertemuan ini menjadi awal dari kolaborasi yang dapat menghadirkan lebih banyak pengalaman belajar yang bermakna bagi masyarakat dan peserta kegiatan di masa mendatang.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top