
Maros, Humas PPLH—Pusat Pendidikan Lingkungan Hidup (PPLH) Puntondo menggelar Lokakarya Pendidikan Lingkungan Hidup bertajuk “Implementasi Pendidikan Lingkungan Hidup dalam Skala Global di Satuan Pendidikan” di Kabupaten Maros, Senin, 27 April 2026.

Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Maros, Andi Wandi B. Putra Patabai, S.STP., M.M., dan menghadirkan narasumber Budi Achmad Paranggeni.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Manager PPLH Puntondo Muhammad Wajib, Ketua Panitia Mulyadi, serta tim PPLH Puntondo. Acara dipandu oleh Kasma selaku MC, sementara sesi perkenalan PPLH Puntondo disampaikan oleh Rara.

Peserta lokakarya terdiri dari perwakilan satuan pendidikan tingkat SMP, SMA, SMK, MTs, hingga MA yang ada di wilayah Kabupaten Maros. Sejumlah kepala sekolah juga turut hadir langsung dalam kegiatan ini.
Dalam sambutannya, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Maros, Andi Wandi B. Putra Patabai, menyampaikan keterbukaan pihaknya untuk menjalin kolaborasi dalam pengembangan pendidikan lingkungan.
“Kami sangat terbuka untuk kolaborasi dengan siapa pun, termasuk dari PPLH Puntondo, karena kami merasa ini merupakan bagian penting dalam meningkatkan mutu pendidikan di Kabupaten Maros ke depan. Kami berharap kegiatan ini dapat berkelanjutan setelah lokakarya ini,” ujarnya.

Sementara itu, Manager PPLH Puntondo, Muhammad Wajib, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Maros, khususnya Dinas Pendidikan dan Kementerian Agama Maros, serta Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan atas kepercayaan yang diberikan kepada PPLH Puntondo untuk melaksanakan kegiatan tersebut.
Ia menyebutkan, kehadiran perwakilan sekolah hingga kepala sekolah dalam kegiatan ini menjadi sebuah penghargaan bagi PPLH Puntondo.
“Kami berharap ke depan silaturahmi ini dapat terus terjalin dan kolaborasi dalam kegiatan lingkungan dapat semakin ditingkatkan,” ujarnya.
Melalui lokakarya ini, diharapkan terbangun pemahaman bersama mengenai pentingnya integrasi pendidikan lingkungan hidup dalam proses pembelajaran di satuan pendidikan, serta mendorong lahirnya aksi nyata dalam menjaga kelestarian lingkungan.
