
Foto: Istimewa
Puntondo, 10 November 2025 — Setiap tahun, bangsa Indonesia memperingati Hari Pahlawan Nasional untuk mengenang keberanian dan pengorbanan para pejuang dalam mempertahankan kemerdekaan. Salah satu tokoh yang menjadi inspirasi besar bagi masyarakat Sulawesi Selatan, khususnya di Kabupaten Takalar, adalah Padjonga Daeng Ngalle seorang pahlawan nasional yang tidak hanya berjuang di medan perang, tetapi juga menanamkan nilai kemandirian, pendidikan, dan tanggung jawab sosial yang tetap relevan hingga hari ini.
Padjonga Daeng Ngalle lahir di Laikang, Takalar, sekitar tahun 1901. Sejak muda, beliau dikenal sebagai tokoh yang kritis terhadap penjajahan dan gigih memperjuangkan kemerdekaan bangsanya. Ia bergabung dengan organisasi pergerakan, terlibat dalam perjuangan melawan kolonialisme, dan turut serta membangun kesadaran politik serta semangat nasionalisme di kalangan rakyat Sulawesi Selatan. Setelah Proklamasi Kemerdekaan 1945, Padjonga Daeng Ngalle memimpin perjuangan rakyat Takalar melawan upaya Belanda yang ingin kembali berkuasa.
Namun perjuangannya tak berhenti di situ. Ia juga dikenal sebagai tokoh yang peduli terhadap pembangunan masyarakat, terutama dalam bidang pendidikan, pertanian, dan kemandirian ekonomi lokal. Bagi Padjonga, kemerdekaan sejati bukan hanya bebas dari penjajahan, tetapi juga kemampuan rakyat untuk berdiri di atas kaki sendiri, mengelola sumber daya alamnya secara adil, dan hidup selaras dengan lingkungannya.
Nilai-nilai perjuangan itu sejalan dengan semangat yang dihidupi oleh Pusat Pendidikan Lingkungan Hidup (PPLH) Puntondo) lembaga yang juga berdiri di wilayah pesisir Takalar, tak jauh dari tanah kelahiran sang pahlawan. PPLH Puntondo percaya bahwa melindungi lingkungan adalah bentuk perjuangan modern, sebab krisis ekologis hari ini merupakan ancaman nyata bagi masa depan bangsa.
Melalui berbagai kegiatan edukasi seperti penanaman mangrove, pengelolaan sampah, konservasi laut, dan teknologi tepat guna, PPLH Puntondo terus menumbuhkan kesadaran bahwa menjaga alam berarti melanjutkan semangat perjuangan para pahlawan, termasuk Padjonga Daeng Ngalle. Jika dulu perjuangan dilakukan dengan bambu runcing, maka kini perjuangan diwujudkan dengan ilmu pengetahuan, kolaborasi, dan kepedulian terhadap bumi.
Tema Hari Pahlawan 2025: “Pahlawanku, Teladanku” menjadi pengingat bahwa nilai kepahlawanan tidak lekang oleh waktu. Semangat Padjonga Daeng Ngalle mengajarkan kepada generasi muda bahwa keberanian sejati adalah berani peduli pada sesama dan pada alam. Bahwa perjuangan hari ini adalah memastikan bumi tetap subur, laut tetap lestari, dan generasi mendatang tetap dapat menikmati udara yang bersih dan kehidupan yang layak.
Mari kita meneladani keteguhan Padjonga Daeng Ngalle dalam menghadapi tantangan zamannya, dan menyalakan semangat baru untuk melawan tantangan masa kini perubahan iklim, kerusakan lingkungan, dan ketidakpedulian ekologis.
Dengan semangat kepahlawanan, mari terus berkarya, berjuang, dan berbuat baik untuk bumi. Sebab menjaga alam bukan hanya tugas, tapi juga warisan perjuangan yang harus kita teruskan.
Selamat Hari Pahlawan Nasional 10 November 2025
Semoga semangat juang Padjonga Daeng Ngalle menginspirasi langkah kita dalam menjaga kelestarian alam dan kemanusiaan.
“Berjuanglah dengan caramu, selagi itu untuk kebaikan negeri dan kehidupan di atas bumi.”
