
Puntondo, Humas PPLH —
Kegiatan pembelajaran lingkungan SMP–SMA Kristen YHS di PPLH Puntondo pada Jumat, 14 November 2025 berlangsung komprehensif dan penuh antusias, terutama pada program utama yang berfokus pada KEHATI (Keanekaragaman Hayati). Melalui kombinasi materi indoor dan praktik lapangan, para peserta mendapatkan pengalaman belajar yang utuh dan mendalam tentang ekosistem pesisir Puntondo.
Pembukaan dan Materi Indoor: Mengenal Kehati & PPLH Puntondo
Sebelum turun ke lapangan, kegiatan dimulai dengan sesi indoor yang dipandu oleh tim Divisi Pendidikan. Dalam sesi ini, peserta diperkenalkan pada konsep dasar Keanekaragaman Hayati, mencakup pengertian, jenis-jenis, peran ekologis, serta ancaman yang dihadapi ekosistem pesisir.
Melalui presentasi visual dan diskusi interaktif, siswa diajak memahami bagaimana flora, fauna, dan mikroorganisme saling terhubung dalam jaring-jaring kehidupan. Materi ini disusun untuk memberi gambaran awal sebelum peserta melihat langsung kondisi alam di Puntondo.
Selain itu, seluruh peserta juga diperkenalkan pada profil PPLH Puntondo—sejarah berdirinya, program-program edukasi lingkungan, kegiatan konservasi, serta peran lembaga dalam menjaga pesisir dan memberdayakan masyarakat. Perkenalan ini menjadi penting agar peserta memahami konteks pembelajaran yang akan mereka jalani dan nilai-nilai yang dipegang oleh PPLH sebagai pusat edukasi lingkungan.
Eksplorasi Lapangan: Melihat Kehati dari Dekat
Usai mendapatkan landasan teori, peserta diajak menyusuri kawasan pesisir untuk mengamati langsung keanekaragaman hayati di Puntondo. Mereka mempelajari jenis-jenis mangrove beserta fungsinya sebagai pelindung pantai, tempat berkembang biak biota laut, serta penyaring alami sedimen dan polutan.
Di zona intertidal, peserta mengamati berbagai spesies kecil seperti kepiting, moluska, hingga biota mikro yang menjadi indikator kesehatan pesisir. Aktivitas ini mengajarkan bahwa ekosistem pesisir bukan sekadar pemandangan indah, tetapi sebuah sistem hidup yang kompleks dan saling bergantung.
Memahami Hubungan Ekologis & Tantangan Kehati
Selama eksplorasi, peserta belajar bagaimana setiap organisme, sekecil apa pun, memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan alam. Mereka juga diajak mengidentifikasi ancaman nyata terhadap Kehati, seperti tumpukan sampah plastik, degradasi mangrove, serta aktivitas manusia yang tidak ramah lingkungan.
Diskusi hangat terjadi sepanjang kegiatan, dengan banyak peserta mengajukan pertanyaan seputar pelestarian lingkungan dan upaya yang bisa mereka lakukan sebagai generasi muda.
Kegiatan ditutup dengan sesi refleksi singkat tentang apa yang dipelajari hari itu. Banyak siswa menyampaikan bahwa pengalaman ini membuka wawasan baru, terutama saat melihat langsung bagaimana ekosistem pesisir bekerja.
PPLH Puntondo menyampaikan apresiasi sebesar-besarnya atas kunjungan dan antusiasme SMP–SMA Kristen YHS. Semoga seluruh rangkaian kegiatan ini menginspirasi para peserta untuk terus mencintai alam, mengamati, dan mengambil peran dalam menjaga Keanekaragaman Hayati karena Kehati adalah fondasi kehidupan yang harus dijaga bersama.
Sampai jumpa kembali di Puntondo, tempat di mana alam menjadi guru terbaik.
