
Puntondo, Humas PPLH —
Tahun baru hadir sebagai momentum penting untuk memperbarui komitmen kita terhadap bumi. Di tengah meningkatnya krisis iklim global, wilayah pesisir menjadi salah satu ruang yang paling rentan terdampak. Kenaikan suhu laut, perubahan pola cuaca, abrasi, serta penurunan kualitas ekosistem laut adalah realitas yang kini dirasakan langsung oleh masyarakat pesisir, termasuk di kawasan selatan Sulawesi Selatan.
Krisis iklim bukan lagi isu yang jauh dan abstrak. Ia hadir dalam kehidupan sehari-hari: hasil tangkapan nelayan yang menurun, rusaknya terumbu karang, hingga meningkatnya bencana hidrometeorologi. Dalam konteks ini, pendidikan lingkungan menjadi fondasi penting untuk membangun kesadaran dan ketangguhan masyarakat dalam menghadapi perubahan.
Pusat Pendidikan Lingkungan Hidup (PPLH) Puntondo memaknai tahun baru sebagai awal langkah bersama untuk memperkuat peran pendidikan dalam menjawab tantangan iklim dan pesisir. Selama lebih dari dua dekade, Puntondo telah menjadi ruang belajar berbasis alam, di mana peserta tidak hanya memahami konsep, tetapi juga mengalami langsung realitas lingkungan pesisir.
Pembelajaran di Puntondo menempatkan ekosistem pesisir sebagai ruang kelas terbuka. Mangrove dipelajari sebagai benteng alami terhadap abrasi dan perubahan iklim. Laut dikenali sebagai sistem kehidupan yang saling terhubung, bukan sekadar sumber eksploitasi. Sampah dipahami sebagai persoalan perilaku manusia yang harus diselesaikan melalui perubahan pola pikir dan kebiasaan.
Pendidikan lingkungan yang dijalankan di Puntondo tidak berdiri sendiri. Ia terhubung dengan penguatan masyarakat pesisir dan keterlibatan generasi muda. Melalui praktik pengelolaan sampah, konservasi pesisir, hingga edukasi energi terbarukan, peserta diajak melihat bahwa solusi iklim dapat dimulai dari skala lokal.
Memasuki tahun baru, tantangan iklim menuntut pendekatan yang lebih kolaboratif. Sekolah, kampus, komunitas, pemuda, media, dan pemerintah perlu bergerak dalam irama yang sama. Pendidikan bukan hanya tentang transfer pengetahuan, tetapi tentang membangun kesadaran ekologis dan keberanian bertindak.
PPLH Puntondo percaya bahwa perubahan iklim dapat dihadapi jika manusia kembali belajar dari alam dan menghormati batas-batasnya. Tahun baru adalah kesempatan untuk memperkuat langkah-langkah kecil yang telah dilakukan, sekaligus membuka ruang bagi lebih banyak kolaborasi dan inovasi pendidikan lingkungan.
Dari pesisir Puntondo, pesan itu terus disuarakan: menjaga iklim dan pesisir bukan tugas segelintir orang, melainkan tanggung jawab bersama. Tahun baru adalah awal perjalanan kolektif menuju bumi yang lebih lestari, adil, dan berkelanjutan.
Tahun baru adalah awal langkah bersama untuk bumi yang lebih lestari.
