
Puntondo, Humas PPLH —
Kunjungan SIT Ittihad Makassar pada Kamis, 20 November 2025 di PPLH Puntondo telah berlangsung dengan sukses dan penuh pembelajaran bermakna. Didampingi langsung oleh H.Mushadil Thalilik,S.Pd.,M.M Direktur Yayasan dan Evy Yanthy, S.Si.,M.Pd Kepala Sekolah, para peserta mengikuti empat program utama yang menjadi fondasi edukasi lingkungan di Puntondo, yaitu Ekosistem Laut (Ekola), Teknologi Tepat Lingkungan (TTL), Konservasi, dan Pengolahan Sampah.
Program Ekola menjadi salah satu pengalaman paling berkesan bagi para peserta. Mereka diajak memahami bagaimana ekosistem laut bekerja, mengenal biota pesisir, serta melihat langsung keindahan kehidupan bawah air melalui aktivitas pengamatan pesisir. Kegiatan ini membuka wawasan peserta bahwa laut bukan hanya pemandangan indah, tetapi sistem kehidupan kompleks yang harus dijaga bersama.
Dalam program TTL, peserta diperkenalkan pada berbagai media dan alat sederhana yang digunakan di Puntondo untuk mendukung kehidupan sehari-hari secara ramah lingkungan. Mulai dari kincir angin, panel surya, solar cooking, hingga water treatment sederhana peserta mempelajari bagaimana teknologi tepat guna dapat membantu masyarakat menghemat energi, mengolah air, dan memanfaatkan panas matahari sebagai sumber energi alternatif.
Pendekatan ini menunjukkan bahwa teknologi tidak harus mahal untuk bermanfaat, asalkan sesuai dengan kebutuhan dan kondisi lingkungan sekitar.
Peserta juga mengikuti kegiatan konservasi yang memperkenalkan mereka pada fungsi mangrove, pentingnya menjaga kawasan pesisir, serta ancaman yang dihadapi ekosistem seperti abrasi, sampah plastik, dan perubahan iklim.
Mereka diajak menyusuri area mangrove untuk melihat langsung perannya sebagai pelindung pantai, habitat biota, dan penjaga kualitas air laut. Kegiatan konservasi ini menjadi pengalaman penting dalam memahami hubungan antara manusia dan alam.
Program pengolahan sampah menjadi kegiatan paling aplikatif bagi peserta. Mereka belajar bagaimana sampah dipilah, diolah, dan dimanfaatkan kembali melalui berbagai metode sederhana.
Peserta mempraktikkan:
- Pembuatan kompos dari sampah organik
- Daur ulang kertas
- Kerajinan kreativitas dari sampah anorganik
- Pembuatan arang briket sebagai energi alternatif
Melalui kegiatan ini, peserta memahami bahwa sampah bukan hanya masalah, tetapi juga potensi yang dapat dikelola menjadi sesuatu yang bermanfaat.
PPLH Puntondo menyampaikan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada SIT Ittihad Makassar atas partisipasi, semangat belajar, dan kepercayaannya kepada kami sebagai ruang edukasi lingkungan. Kehadiran Direktur Yayasan dan Kepala Sekolah menambah makna kegiatan ini, menunjukkan komitmen kuat terhadap pendidikan lingkungan sejak dini.
Semoga seluruh rangkaian kegiatan ini memberikan pengalaman berharga, menumbuhkan kecintaan pada alam, serta menginspirasi langkah-langkah kecil untuk merawat bumi di keseharian para peserta.
“Bismillah.
Saya menjadi saksi bahwa potensi wisata edu-tainment di wilayah Indonesia Timur, khususnya di Puntondo, Takalar – Sulawesi Selatan, tidak kalah dengan kawasan besar seperti Jabodetabek (Jakarta, Bogor, Tangerang, Bekasi).
Puntondo menghadirkan pengalaman belajar yang lengkap, menggabungkan edukasi, eksplorasi, dan nilai-nilai lingkungan yang sangat dibutuhkan oleh generasi saat ini.”
Evy Yanthy., S.Si., M.Pd Kepala Sekolah SIT Ittihad Makassar
Sampai jumpa kembali di Puntondo ruang belajar terbuka yang selalu memberi cerita baru. HUMAS PPLH
