
Kunjungan edukatif SDIT Ikhtiar UNHAS Makassar ke PPLH Puntondo, Rabu (12/11/2025), berlangsung meriah dan penuh antusiasme. Dalam kegiatan Field Trip Lingkungan ini, para siswa-siswi belajar langsung di alam terbuka dan mengikuti program Teknologi Tepat Lingkungan (TTL) salah satu materi unggulan PPLH Puntondo yang mengajarkan cara memanfaatkan teknologi sederhana, ramah lingkungan, dan aplikatif dalam kehidupan sehari-hari.
SDIT Ikhtiar UNHAS merupakan bagian dari Sekolah Islam Terpadu Ikhtiar UNHAS, lembaga pendidikan Islami yang menaungi PAUD IT, SDIT, SMPIT, hingga SMAIT. Dengan visi mencetak generasi berakhlak, cerdas, dan berdaya saing global, kunjungan ini menjadi salah satu bentuk komitmen sekolah untuk memperkaya pengalaman belajar siswa melalui interaksi langsung dengan lingkungan.
Para peserta diajak mengikuti rangkaian praktik TTL yang mencakup beberapa teknologi ramah lingkungan yang menjadi media pembelajaran di PPLH Puntondo. Materi TTL ini dirancang agar mudah dipahami anak usia sekolah dasar dan dapat diterapkan kembali di rumah atau lingkungan sekolah.
1. Water Treatment: Belajar Mengolah Air Bersih Secara Sederhana
Dalam sesi water treatment, peserta mempelajari bagaimana air yang tidak layak konsumsi dapat ditingkatkan kualitasnya melalui penyaringan alami.
Anak-anak diajak mencoba langsung metode filtrasi berlapis menggunakan pasir, kerikil, arang aktif, dan ijuk sebagai penyaring.
Proses ini mengajarkan tentang pentingnya menjaga sumber air serta bagaimana teknologi sederhana dapat menjadi solusi ketika masyarakat kesulitan memperoleh air bersih.
Peserta juga diperkenalkan dengan metode Solar Disinfection (SODIS), yakni teknik memurnikan air menggunakan energi matahari.
2. Solar Cooking: Memasak dengan Energi Matahari
Materi berikutnya adalah solar cooking, salah satu teknologi favorit siswa. PPLH Puntondo memperlihatkan cara kerja solar cooker, yaitu alat memasak yang memanfaatkan panas matahari tanpa gas, listrik, atau kayu bakar.
Anak-anak mencoba memasak makanan sederhana menggunakan solar box cooker dan panel cooker.
Kegiatan ini memberikan pengalaman unik bahwa energi bersih bisa menjadi alternatif nyata dalam kehidupan sehari-hari. Selain menyenangkan, metode ini juga mengajarkan bahwa mengurangi penggunaan energi fosil dapat dimulai dari langkah kecil.
Selama kegiatan berlangsung, siswa-siswi SDIT Ikhtiar terlihat sangat antusias mengikuti instruksi tim pendidikan PPLH. Pendekatan learning by doing membuat mereka dapat memahami konsep lingkungan tidak hanya melalui teori, tetapi melalui pengalaman langsung.
Mereka juga diajak berdiskusi mengenai pentingnya menjaga kebersihan, mengurangi sampah, dan menggunakan sumber daya secara bijak. Dengan suasana pesisir Puntondo yang asri, pembelajaran terasa lebih hidup dan menyenangkan.
Guru pendamping menyampaikan apresiasinya atas metode pembelajaran di PPLH Puntondo yang sangat interaktif dan mudah dipahami oleh anak-anak.
Menurut mereka, praktik TTL seperti ini sangat relevan untuk menanamkan nilai keberlanjutan sejak dini.
PPLH Puntondo menyampaikan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada SDIT Ikhtiar UNHAS Makassar atas kunjungannya. Semoga pengalaman belajar di Puntondo menjadi inspirasi bagi para siswa untuk semakin mencintai lingkungan dan menerapkan perilaku ramah lingkungan di sekolah maupun di rumah.
Dengan hadirnya siswa-siswi SDIT Ikhtiar UNHAS Makassar, PPLH Puntondo kembali mempertegas komitmennya sebagai ruang belajar lingkungan yang terbuka bagi semua. Melalui program Teknologi Tepat Lingkungan, Puntondo ingin menunjukkan bahwa menjaga bumi dapat dimulai dari teknologi sederhana yang dekat dengan kehidupan sehari-hari.
PPLH Puntondo selalu siap menyambut sekolah dan lembaga pendidikan lainnya untuk bersama-sama belajar, bereksplorasi, dan menumbuhkan cinta pada bumi.
Jika Anda ingin dibuatkan versi medsos atau versi pembuka berita yang lebih singkat, cukup katakan iya.
