
Makassar, Humas PPLH —
Dalam upaya memperluas jejaring pendidikan dan memperkenalkan program edukasi lingkungan kepada lembaga pendidikan keagamaan, tim Humas Pusat Pendidikan Lingkungan Hidup (PPLH) Puntondo melakukan kunjungan ke Madrasah Muallimin Muhammadiyah Makassar, Selasa, 11 November 2025.
Kunjungan ini menjadi bagian dari rangkaian silaturahmi lembaga yang bertujuan memperkenalkan visi dan program PPLH Puntondo dalam bidang pendidikan lingkungan hidup, sekaligus membuka ruang kolaborasi dengan lembaga pendidikan Islam. Dalam kesempatan tersebut, tim juga berkesempatan mengunjungi Madrasah Tsanawiyah (MTs) dan Madrasah Aliyah (MA) di lingkungan sekolah yang sama.
Selama kunjungan, tim Humas PPLH Puntondo berdialog dengan pimpinan madrasah, guru, dan perwakilan siswa mengenai pentingnya penerapan nilai-nilai lingkungan dalam kegiatan belajar mengajar. Diskusi berjalan hangat, membahas peluang untuk mengintegrasikan tema lingkungan hidup ke dalam kegiatan keagamaan dan kurikuler, seperti praktik kebersihan, pengelolaan sampah, hingga edukasi konservasi berbasis nilai-nilai Islam.

“Madrasah memiliki potensi besar dalam menanamkan karakter peduli lingkungan sejak dini. Nilai-nilai keagamaan yang diajarkan di sekolah Islam sangat sejalan dengan prinsip menjaga alam sebagai amanah dari Sang Pencipta,” ujar Koordinator Humas PPLH Puntondo.
Selain memperkenalkan berbagai program edukasi unggulan seperti Tracking Education, Teknologi Tepat Lingkungan (TTL), dan Edukasi Konservasi Mangrove, tim juga memaparkan peluang kunjungan belajar langsung ke PPLH Puntondo di mana siswa dapat belajar dari alam secara interaktif dan aplikatif.
Pihak Madrasah Muallimin Muhammadiyah Makassar menyambut positif inisiatif ini. Mereka menyampaikan apresiasi dan harapan agar kolaborasi ini dapat berlanjut dalam bentuk kunjungan pelajar, pelatihan guru, maupun program edukasi lingkungan berbasis keislaman.
“Kami sangat terbuka untuk kegiatan yang bisa menghubungkan ilmu pengetahuan, nilai keislaman, dan pelestarian alam. Apa yang dilakukan PPLH Puntondo sangat relevan dengan pembentukan karakter siswa kami,” ungkap salah satu guru MA Muhammadiyah.

Kunjungan ini juga menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara lembaga pendidikan formal dengan lembaga nonformal dalam membangun generasi muda yang peduli lingkungan. Bagi PPLH Puntondo, silaturahmi seperti ini tidak hanya menjadi ajang berbagi informasi, tetapi juga cara memperluas semangat kolaborasi menuju pendidikan yang berkelanjutan.
“Kami percaya, menjaga bumi adalah bagian dari ibadah. Melalui kemitraan dengan sekolah-sekolah Islam seperti Muallimin Muhammadiyah, kami ingin menguatkan kesadaran bahwa mencintai lingkungan adalah wujud nyata dari rasa syukur atas ciptaan Tuhan,” ujar perwakilan Humas PPLH Puntondo.
Dengan semangat kolaborasi ini, PPLH Puntondo berharap semakin banyak lembaga pendidikan di Sulawesi Selatan yang terinspirasi untuk menghadirkan pembelajaran lingkungan hidup di sekolah masing-masing baik melalui kunjungan belajar, pelatihan, maupun kegiatan berbasis aksi nyata di masyarakat.
