Peningkatan Kapasitas Pemandu PPLH Puntondo Part-3: Latihan Lapangan di Air dan Laut

Puntondo, 2–3 September 2025 – Pusat Pendidikan Lingkungan Hidup (PPLH) Puntondo kembali menggelar rangkaian peningkatan kapasitas pemandu. Memasuki tahap ketiga, kegiatan berlangsung pada Selasa hingga Rabu, 2–3 September 2025, dengan fokus pada praktik langsung di air dan laut. Pelatihan ini dirancang untuk memperkuat kemampuan pemandu dalam mendampingi tamu sekaligus memastikan keselamatan selama kegiatan di permukaan air, baik untuk anak-anak maupun dewasa.

Sebagai lembaga pendidikan lingkungan berbasis masyarakat, PPLH Puntondo memiliki peran penting dalam memberikan pengalaman belajar yang bukan hanya edukatif, tetapi juga aman dan menyenangkan. Karena sebagian besar program edukasi yang ditawarkan melibatkan ekosistem laut dan pesisir—seperti snorkeling, transplantasi karang, hingga edukasi mangrove—maka keterampilan pemandu menjadi sangat vital.

Melalui pelatihan kali ini, para pemandu tidak hanya belajar teori, tetapi juga terjun langsung ke lapangan. Kegiatan dilaksanakan di dua lokasi, yaitu Yonif 726 Tamalatea untuk penguatan dasar teknik air, serta PPLH Puntondo sebagai arena praktik lapangan langsung di laut. Dengan kombinasi kedua lokasi ini, peserta mendapatkan pengalaman lengkap dari sisi simulasi hingga praktik nyata di perairan Teluk Laikang.

Materi yang diberikan dalam peningkatan kapasitas ini mencakup beberapa aspek penting. Pertama, pemandu dibekali kemampuan dasar berenang dan snorkeling yang baik. Tidak hanya sebatas teknik, tetapi juga kepercayaan diri untuk berada di air dalam berbagai kondisi. Kedua, peserta berlatih menyampaikan briefing keamanan kepada tamu sebelum melakukan aktivitas air. Hal ini sangat penting karena pemandu bertindak sebagai garda terdepan dalam menjamin keselamatan setiap peserta kegiatan.

Ketiga, pemandu dilatih untuk memahami situasi dan kondisi peserta saat berada di air. Misalnya, bagaimana mengatur kelompok besar agar tetap terkendali, atau bagaimana memberikan perhatian khusus pada peserta yang masih pemula. Kemampuan mengelola kelompok di atas air ini menjadi salah satu keterampilan inti yang akan menentukan kelancaran seluruh aktivitas.

Keempat, yang tidak kalah penting adalah kemampuan melakukan pertolongan pertama jika terjadi insiden atau cedera saat beraktivitas di air. Pengetahuan ini diharapkan membuat pemandu sigap dalam menghadapi keadaan darurat, sehingga setiap potensi risiko bisa diminimalkan.

Dalam pelatihan kali ini, PPLH Puntondo menghadirkan instruktur berpengalaman di bidang kelautan dan keselamatan aktivitas air.

Mudasir Zainuddin, S.Si., M.Si. – akrab disapa “Acci”, adalah seorang Marine Biologist yang aktif di GGI Scuba serta kegiatan transplantasi karang. Ia juga merupakan ADS 1-Star Instructor, dosen ilmu perikanan di Universitas Wira Bhakti, sekaligus Koordinator Sulawesi Selatan Jaringan Adopsi Karang Indonesia (JARI). Dengan pengalamannya yang luas, Acci membimbing pemandu tidak hanya soal teknik, tetapi juga bagaimana menanamkan sikap profesional dan cinta laut.

Helsa Zein – seorang ADS Rescue Diver, turut menjadi instruktur pendamping. Kehadirannya memberikan perspektif praktis tentang bagaimana bertindak cepat dalam kondisi darurat, serta memastikan setiap sesi pelatihan berlangsung dengan standar keselamatan yang tinggi.

Kolaborasi kedua instruktur ini memberi warna tersendiri. Peserta tidak hanya belajar secara teknis, tetapi juga terinspirasi dari pengalaman nyata keduanya yang sudah lama berkecimpung di dunia kelautan dan konservasi.

Koordinator Humas PPLH Puntondo menekankan bahwa kegiatan ini bukan sekadar pelatihan teknis, melainkan juga bagian dari upaya membangun profesionalisme. “Pemandu di PPLH Puntondo tidak hanya dituntut untuk ramah dan komunikatif, tetapi juga harus memiliki keterampilan teknis yang memadai. Karena melalui tangan mereka, setiap tamu akan merasa aman sekaligus mendapatkan pengalaman belajar yang berkesan,” ungkapnya.

Hal ini sejalan dengan visi PPLH Puntondo yang sejak berdiri pada tahun 2001 terus berkomitmen untuk menghadirkan pendidikan lingkungan hidup yang partisipatif, aplikatif, serta berbasis pada pengalaman langsung di alam.

Pelatihan ini diikuti penuh antusias oleh seluruh pemandu PPLH Puntondo dari berbagai divisi. Mereka saling mendukung, berbagi pengalaman, serta memperkuat solidaritas tim. Harapannya, setelah pelatihan ini:

  • Pemandu semakin terampil dalam berenang dan snorkeling.
  • Pemandu mampu menjelaskan briefing keamanan aktivitas air dengan jelas.
  • Pemandu memahami situasi peserta dan mampu mengatur kelompok di air.
  • Pemandu siap melakukan pertolongan pertama saat kondisi genting.

Dengan begitu, PPLH Puntondo semakin siap menghadirkan program-program edukasi lingkungan yang tidak hanya bermanfaat, tetapi juga aman dan profesional.

Rangkaian peningkatan kapasitas pemandu PPLH Puntondo Part-3 ini menjadi bukti nyata komitmen lembaga dalam menjaga mutu program. Melalui latihan lapangan di air dan laut bersama instruktur profesional, para pemandu semakin siap menjadi garda terdepan dalam mendampingi tamu sekaligus menjaga keselamatan mereka.

“Pemandu yang terampil adalah kunci, dan keamanan adalah jembatan menuju pembelajaran lingkungan yang bermakna. Dengan keduanya, PPLH Puntondo ingin terus tumbuh sebagai ruang belajar yang menjaga manusia dan alam secara seimbang.”

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top